Detiknews.id Surabaya – Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan bahwa keberangkatan kereta api (KA) pada pagi hari ini dari wilayah Daop 8 Surabaya berjalan normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa seluruh perjalanan KA yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8, seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang, tetap diberangkatkan tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pelanggan.
Meskipun demikian, untuk perjalanan KA yang datang menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian waktu tempuh. Hal ini merupakan dampak dari insiden yg dialami KA Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, yang menyebabkan adanya rekayasa pola operasi berupa perjalanan memutar melalui jalur alternatif, sehingga menambah waktu tempuh perjalanan.
“KAI Daop 8 Surabaya mencatat bahwa rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju wilayahnya berkisar antara 43 menit hingga 316 menit, tergantung pada lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif. Meski demikian, KAI terus berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan dapat diminimalkan,” ujar Mahendro.
Berikut KA-KA yang mengalami penambahan waktu tempuh perjalanan
– KA Gayabaru Malam Selatan (90) relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 316 menit
* KA Bima (8) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 127 menit
* KA Jayakarta (252B) relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 43 menit
* KA Brawijaya (38) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Malang terlambat 168 menit
* KA Majapahit (246B) relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiu Malang terlambat 152 menit
* KA Gajayana (36) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Malang terlambat 124 menit
KAI memastikan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. Koordinasi lintas unit dan dengan pihak terkait terus dilakukan guna mempercepat proses normalisasi jalur.
“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa penanganan berlangsung,” terang Mahendro.(D1)



Komentar