Detiknews.id Surabaya – Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Jawa Timur, resmi dikukuhkan sebagai anggota KONI Jawa Timur. Hal ini tertuang dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim 2026, yang digelar pada 24 Juni 2026. KSMI Jatim, menjadi salah satu dari empat cabang olahraga baru yang bergabung dalam keluarga besar KONI Jatim.
KSMI Jatim dikukuhkan secara resmi. Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting bagi KSMI Jatim, yang baru berdiri sekitar satu tahun. Namun telah berkembang pesat dalam membangun organisasi, pembinaan atlet, kompetisi, serta kepengurusan di berbagai daerah.
Ketua Umum KSMI Jawa Timur, Johny Poernomo, menyatakan pengukuhan tersebut merupakan awal. Untuk memperkuat pengembangan sepak bola mini di Jawa Timur.
“Ini bukan garis akhir, tetapi garis start. Pengukuhan ini menjadi bukti bahwa sepak bola mini memiliki masa depan yang besar. KSMI Jatim siap mendukung agenda KONI Jawa Timur, termasuk Porprov mendatang. Sekaligus memperkuat pembinaan atlet usia dini hingga prestasi,” ujarnya.
Saat ini, KSMI Jatim telah memiliki 20 pengurus cabang kabupaten/kota yang aktif. Menurut Johny, seluruh pengurus daerah berperan penting, dalam mengembangkan sepak bola mini. Melalui berbagai kompetisi, pembinaan, dan pengembangan komunitas di wilayah masing-masing.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pengurus KSMI di daerah. Pengukuhan hari ini adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar KSMI Jawa Timur,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan Rakerprov, peserta juga menyaksikan soft launching MEGAKU, platform digital olahraga yang dirancang untuk mendukung pengembangan atlet Indonesia. Melalui sistem basis data atlet, rekam prestasi, pemantauan perkembangan, dan penguatan ekosistem olahraga berbasis teknologi.
KSMI Jatim menilai dukungan KONI Jawa Timur dan pemanfaatan teknologi melalui MEGAKU, akan mempercepat pembinaan atlet. Serta mendorong lahirnya talenta-talenta baru, yang mampu berkontribusi bagi prestasi olahraga Jawa Timur.
Masuknya KSMI Jatim sebagai anggota resmi KONI Jatim. Sekaligus hadirnya platform MEGAKU, dinilai menjadi langkah menuju pembinaan olahraga yang lebih modern, profesional, dan berkelanjutan di Jawa Timur. (M9)



Komentar