Sinergitas Bank Indonesia dan TNI AL, Luncurkan ERB 2026 Jangkau 97 Pulau

Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, dengan KRI Makassar-590 di Koarmada II Surabaya

Detiknews.id Surabaya – Sinergitas Bank Indonesia (BI), bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), resmi meluncurkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Dengan melepas KRI Makassar-590 di Koarmada II Surabaya. 

DetikNews content image
KRI Makassar-590 di Koarmada II Surabaya, memberangkatkan ERB 2026 / M9

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa BI sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang mengeluarkan dan mengedarkan Rupiah memiliki tanggung jawab. Memastikan ketersediaan uang layak edar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

“Bank Indonesia ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar. Senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI, dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai,” tuturnya, Kamis (23/94/2026).

Menurut Ricky, kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau serta keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan dalam distribusi uang.

“Sinergitas BI dan TNI AL penting untuk memastikan kedaulatan negara, baik dari sisi pertahanan maupun ekonomi. Selain itu, penggunaan mata uang asing di wilayah perbatasan juga masih ditemukan dan berpotensi mengganggu kedaulatan Rupiah,” ungkapnya.

DetikNews content image
ERB 2026, dibuka secara langsung oleh Bank Indonesia, TNI AL dan stakeholder / M9

Sejak 2012 hingga 2025, program ERB telah menjangkau 565 pulau melalui 110 kegiatan kas keliling. Pada 2025, ERB mencakup 91 pulau dengan nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 miliar, serta disertai edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.

Program ini juga mendapat pengakuan internasional, melalui Annual Central Banking Award 2024.

“Hal ini sangat sulit direplikasi oleh negara lain, Luar Biasa !!!”, tegas Ricky, saat Annual Central Banking Award 2024 di Inggris. 

Pada 2026, ERB ditargetkan menjangkau 97 pulau di 19 provinsi. Selain itu, empat provinsi akan melaksanakan ekspedisi secara mandiri dengan cakupan 18 pulau.

Khusus wilayah Jawa Timur, kegiatan ERB berlangsung pada 23–29 April 2026. Dengan menyasar lima pulau, yakni Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala. (M9)

Komentar

Berita Terkait