Polemik Pilkades Pepelegi Diduga Tidak Transparan, Ada Apa dengan PMD Sidoarjo?

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo

Detiknews.id SidoarjoPolemik Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, diduga ada ketidak netralan atau tidak transparan, saat monitoring di lapangan. Salah satunya pihak terkait, menjadi  sorotan oleh sejumlah tokoh masyarakat. Yaitu, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo (PMD).

Monitoring yang dilakukan bersama aparat kejaksaan tersebut menuai kritik. Usai PMD disebut membawa seorang narasumber yang memiliki hubungan langsung dengan salah satu calon Kepala Desa. Narasumber itu diketahui merupakan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, sekaligus anak dari salah satu kandidat.

Aryo dari Forum Peduli Transparansi Pilkades Pepelegi, menilai langkah tersebut berpotensi menimbulkan persepsi keberpihakan. Ia menyebut, dalam situasi yang sensitif, PMD seharusnya hadir sebagai pihak yang netral.

“Seharusnya PMD hadir sebagai fasilitator yang netral, bukan malah membawa pihak yang punya keterkaitan langsung dengan calon,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi Pilkades Pepelegi sejak awal sudah diwarnai berbagai polemik, mulai dari pembentukan panitia hingga isu transparansi. Kehadiran pihak yang memiliki relasi politik dinilai dapat memperkeruh situasi.

Tokoh masyarakat lainnya, Kasmuin, juga menyayangkan langkah tersebut. Ia menilai tindakan itu tidak hanya menyangkut prosedur, tetapi juga etika dalam menjaga netralitas pengawasan.

“Ini bukan sekadar soal prosedur, tapi soal etika dan sensitivitas. Membawa narasumber yang punya kedekatan dengan calon itu tidak etis,” ujar Kasmuin.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Sidoarjo telah menggelar hearing terkait dugaan pelanggaran administrasi, dalam pembentukan panitia Pilkades Pepelegi.

Pihak PMD Kabupaten Sidoarjo, belum memberikan klarifikasi hingga berita ini diterbitkan. (M9)

Komentar

Berita Terkait